oleh

Sakit-sakitan dan Berusia 85 Tahun, Nenek Minah Hidup Sebatang Kara

-News, Ragam, Ranah-127 views

Limbago.id – Nenek Minah (85), warga Jorong Tanjung Durian, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Pasaman Barat, Sumbar hidup sebatang kara di rumah kecil miliknya. Lebih miris lagi, kondisi sang nenek dalam keadaan lemah karena faktor usia.

Nenek Minah tak lagi memiliki suami atau pun anak, semuanya telah meninggal dunia.

Melihat kondisi itu, Ketua TP PKK Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto mengunjungi rumah kediaman nenek Minah. Sirowati mengatakan, sebelumnya ia mendapatlan kabar bahwa nenek ini hidup sebatang kara dalam keaadan sangat memprihatinkan, tidur beralaslan sehelai tikar, makan seadanya dan acap kali makanan yang di makan merupakan belas kasihan yang diberikan tetangga.

“Saya sangat kasihan, jangankan alat-alat rumah, untuk makan pun sering dari pemberian tetangga dan terkadang cuma makan ubi yang ia tanam di belakang rumah,” ujar Istri Bupati Yulianto tersebut dengan nada iba, Selasa (5/5/2020) kemarin.

Sifrowati yang didampingi Forkopimca Kecamatan Gunung Tuleh memberikan bantuan sembako, kain sarung, mukena dan dibantu juga oleh relawan berupa kasur lipat dan pokok lainnya.

Dikatakan kondisi nenek ini sudah susah beridiri akibat penyakit yang ia derita dan umur yang telah lanjut usia, serta keluargapun tidak ada lagi yang peduli terhadap keadaan nenek ini.

“Saya berharap kepada semua pihak, baik itu dari nagari atau kecamatan dan juga relawan, agar nenek ini ada yang mengurus dan menjaganya. Secepatnya, kita juga usulkan ke Dinas Sosial, agar nenek ini bisa ditempatkan di Panti Jompo,” harapnya.
(ril)

Komentar