oleh

Sebaran Wilayah 32 Kasus Corona Hari Ini, Berasal dari Padang hingga 50 Kota

-News, Ranah-1.035 views

Limbago.id – Jumlah Pasien Covid -19 di Sumbar hingga Kamis (14/5) capai 371 orang. Terjadi penambahan 32 orang, sembuh bertambah 3 orang, sehingga total sembuh 86 orang dan meninggal bertambah 2 orang, sehingga total meninggal 21 orang.

Jasman Rizal, Juru BIcara Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar menyampaikan, tambahan sebanyak 32 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 hari ini berdasarkan hasil swab test laboratorium fakultas kedokteran UNAND yang dipimpin oleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M. Sc dan Balai Veteriner Bukittinggi.

“Dari Kota Padang 27 orang merupakan tambahan terbanyak hari ini, kemudian Kabupaten Limapuluh Kota 2 orang, Kota Payakumbuh 1 orang , Kab. Mentawai 1 orang dan Kab. Padang Pariaman 1 orang,” sebut Jasman.

Berdasarkan keterangan tertulis, penambahan pasien positif Covid-19 Sumbar dirincikan Jasman sebagai berikut:

Kota Padang

1. Pria 35 th, warga Ampalu Pagambiran, pekerjaan honorer, diduga terpapar dari rumah sakit, penanganan isolasi mandiri.

2. Pria 20 th, warga Ikua Koto, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

3. Pria 59 th, warga Lubuak Kilangan, pekerjaan petani, tidak ada riwayat kontak dan riwayat perjalanan, penanganan dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang.

4. Wanita 26 th, warga Puruih Kabun, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

5. Wanita 20 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan ART, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

6. Wanita 56 th, warga Aia Tawa Barat, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

7. Pria 73 th, warga Banda Puruih, pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

8. Wanita 69 th, warga Banda Puruih, status pensiunan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

9. Wanita 39 th, warga Banda Puruih, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

10. Pria 38 th, warga Banda Puruih, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

11. Anak-anak 10 th, warga Banda Puruih, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

12. Pria 36 th, warga Banda Puruih, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

13. Anak-anak 10 th, warga Banda Puruih, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

14. Wanita 32 th, warga Aia Tawa Timur, pekerjaan Pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

15. Anak-anak 12 th, warga Ampalu Pagambiran, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

16. Wanita 22 th, warga Parak Laweh, pekerjaan Pegawai Honorer, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

17. Pria 54 th, warga Ampalu Pagambiran, pekerjaan Sopir, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

18. Wanita 70 th, warga Ampalu Pagambiran, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

19. Wanita 20 th, warga Ampalu Pagambiran, status Ex Pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

20. Pria 61 th, warga Parupuk Tabing, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

21. Pria 64 th, warga Aur Duri, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

22. Pria 38 th, warga Sawahan Dalam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

23. Pria 62 th, warga Parak Karakah, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

24. Pria 65 th, warga Tarandam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

25. Pria 62 th, warga Gantiang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

26. Pria 38 th, warga Sawahan Dalam, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

27. Wanita 39 th, warga Banuaran, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

Kabupaten Limapuluh Kota

1. Wanita 58 th, warga Nagari Manggilang Pangkalan, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

2. Wanita 43 th, warga Nagari Manggilang Pangkalan, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

Kota Payakumbuh

1. Wanita 45 th, warga Payakumbuah Timur, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri.

Kabupaten Kepulauan Mentawai

1. Pria 40 th, warga Tua Pejat, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena pulang dari Makassar tanggal 16 Maret 2020 merupakan Tabliq Akbar Gowa, penanganan isolasi mandiri.

Kabupaten Padang Pariaman

1. Wanita 54 th, warga Batu Kalang Padang Sago, pekerjaan Pedagang, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri.

Kemudian untuk Pasien sembuh sebanyak 8 orang dengan rincian:

1. Anak-anak 6 th, warga Tarusan Pesisir Selatan, pasien RSUD M. Zein Painan.

2. Pria 33 th, warga Pitameh, pekerjaan tenaga kesehatan, pasien Semen Padang Hospital.

3. Wanita 47 th, warga Kurao Pagang, pekerjaan tenaga kesehatan, RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Selanjutnya, dua pasien meninggal adalah:

1. Wanita 77 th, warga Balai Lamo Salido IV, tidak bekerja, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

2. Wanita 16 th, warga Simpuruik Sungai Tarab, status pelajar, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Kamis 14 Mei 2020 adalah 371 orang, dengan rincian 133 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 73 orang, Bapelkes 14 orang dan di BPSDM 44 orang, meninggal dunia 21 orang dan sembuh 86 orang.

Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.844 orang. Proses pemantauan 271 orang, dengan rincian karantina Pemda 38 orang dan 233 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.573 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 645 orang.

Dari 645 PDP tersebut, 55 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 590 orang.

(ril)

Komentar